Subscribe:

Tuesday, December 18, 2012

Masalah dan Keselamatan Kerja Tenaga Kesehatan


Undang-undang nomor 23 tahun 1992 tentang Kesehatan
Dengan jelas mengatakan antara lain setiap tempat kerja harus melaksanakan upaya kesehatan kerja, agar tidak terjadi gangguan kesehatan pada pekerja, keluarga, masyarakat dan lingkungan disekitarnya.

Melihat dari UU tersebut menerangkan bahwa, pihak pemberi pekerjaan 'WAJIB' memberikan perlindungan kesehatan, terutama kepada tenaga kerja nya,
Namun demikian kitapun wajib mengetahui hal-hal yang dapat menjadi faktor resiko atau bahaya yang dapat terjadi pada diri kita,

saya coba share beberapa cara mengidentifikasi masalah dan keselamatan para tenaga kesehatan serta bagaimana cara kita untuk mencegahnya.

A. Kecelakaan Kerja
Kecelakaan kerja adalah kejadian yang tidak terduga dan tidak diharapkan. Biasanya kecelakaan menyebabkan, kerugian material dan penderitaan dari yang paling ringan sampai kepada yang paling berat. Kecelakaan di laboratorium dapat berbentuk 2 jenis yaitu :
  • Kecelakaan medis, jika yang menjadi korban pasien
  • Kecelakaan kerja, jika yang menjadi korban petugasnya itu sendiri.

Penyebab kecelakaan kerja dapat dibagi dalam kelompok :
1. Kondisi berbahaya (unsafe condition), yaitu yang tidak aman dari:
  • Peralatan / Media Elektronik, Bahan dan lain-lain
  • Lingkungan kerja
  • Proses kerja
  • Sifat pekerjaan
  • Cara kerja
2. Perbuatan berbahaya (unsafe act), yaitu perbuatan berbahaya dari manusia, yang dapat terjadi antara lain karena:
  • Kurangnya pengetahuan dan keterampilan pelaksana
  • Cacat tubuh yang tidak kentara (bodily defect)
  • Keletihanan dan kelemahan daya tahan tubuh.
  • Sikap dan perilaku kerja yang tidak baik
Beberapa contoh kecelakaan yang banyak terjadi di Tempat Kerja Kesehatan :
1. Terpeleset , biasanya karena lantai licin.
Terpeleset dan terjatuh adalah bentuk kecelakaan kerja yang dapat terjadi di Tempat Kerja Kesehatan.
Akibat :
  • Ringan à memar
  • Berat à fraktura, dislokasi, memar otak, dll.
Pencegahan :
  • Pakai sepatu anti slip
  • Jangan pakai sepatu dengan hak tinggi, tali sepatu longgar
  • Hati-hati bila berjalan pada lantai yang sedang dipel (basah dan licin) atau tidak rata konstruksinya.
  • Pemeliharaan lantai dan tangga
2. Mengangkat beban
Mengangkat beban merupakan pekerjaan yang cukup berat, terutama bila mengabaikan kaidah ergonomi. 
Akibat : cedera pada punggung
 
Pencegahan :
  • Beban jangan terlalu berat
  • Jangan berdiri terlalu jauh dari beban
  • Jangan mengangkat beban dengan posisi membungkuk tapi pergunakanlah tungkai bawah sambil berjongkok
  • Pakaian penggotong jangan terlalu ketat sehingga pergerakan terhambat.
Disamping itu pun masih ada Bahaya yang mengancam berupa 'Penyakit baik akibat kerja ataupun akibat berhubungan dengan tempat kerja'
nah masalah itu saya share di posting berikutnya ya sobat, hhheeee......

1 komentar:

robert said...

nice posting, i think all nurse all other who people job at hospital should know this,

Post a Comment

Komentar adalah ciri dari Kepribadian kita Sendiri

Space 125x125